Minggu, 11 Agustus 2013

be careful with sugar

Konsumsi gula berlebih bisa meningkatkan berat badan. Hal itu memang jelas. Namun ada banyak ancaman lain dari gula bagi kesehatan tubuh. Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.
JantungSebuah penelitian baru-baru ini menyebutkan bahwa konsumsi gula berlebih mampu mengganggu mekanisme jantung dalam memompa darah. Sehingga jika hal itu dibiarkan, gula sama saja dengan meningkatkan risiko gagal jantung.
Lemak di perutKasus obesitas semakin meningkat karena banyak orang menjalani gaya hidup yang tidak sehat, salah satunya adalah konsumsi gula berlebihan. Gula memang berperan sebagai salah satu penyebab utama lemak tertimbun di lingkar pinggang dan perut.
Pembunuh diam-diamBukan cuma garam dan tekanan darah tinggi yang bisa membunuh diam-diam, gula juga sama. Sebab ketika orang mengalami kegemukan akibat gula, sebagian besar dari mereka menganggapnya wajar. Padahal jika dibiarkan, ada banyak penyakit yang mengancam.
KankerKonsumsi gula dalam jumlah tinggi sama dengan kesempatan bertahan hidup yang relatif rendah bagi para penderita kanker, khususnya kanker payudara dan kanker usus besar.
KecanduanSifat gula begitu buruk, hampir sama dengan alkohol yang bisa membuat seseorang kecanduan. Ketika gula ditinggalkan, 'pecandu' akan terus merasa lapar dan ingin makan gula lagi.
HatiPenelitian lain tahun lalu juga membuktikan bahwa gula dan alkohol punya efek yang sama bagi hati, yaitu bersifat racun. Fungsi hati bahkan bisa mengalami gangguan dan kerusakan akibat konsumsi gula berlebihan.
OtakBahaya lain dari gula bagi kesehatan tubuh bisa dilihat dari kondisi otak. Sebuah penelitian pada tahun 2009 pun membuktikan kalau konsumsi gula berlebih berkaitan erat penuaan sel-sel dalam otak.
TersembunyiBeberapa makanan memang tidak punya rasa manis, seperti saus tomat sampai roti. Namun ternyata gula bisa saja bersembunyi di dalamnya. Oleh sebab itu konsumsi makanan harus selalu diperhatikan.
UsiaSekitar 180.000 kematian di dunia diduga dikarenakan oleh konsumsi berpemanis, demikian menurut penelitian terbaru. Tidak heran, sebab gula memang berhubungan dengan risiko penyakit jantung, kanker, dan diabetes.
DiabetesInilah bahaya gula yang paling sering disebutkan oleh para ahli, diabetes. Gula berlebih mengganggu sistem insulin, sehingga konsumsinya yang tidak dikontrol mampu meningkatkan diabetes tipe 2.
Itulah berbagai bahaya gula bagi kesehatan tubuh. Meski gula dibutuhkan, namun jangan sampai mengonsumsinya secara berlebihan.

honey for hero

Sudah sejak lama madu digunakan sebagai pengobatan dan kecantikan. Madu memang mempunyai jutaan khasiat yang menakjubkan untuk kesehatan. Yuk simak keajaiban madu lainnya untuk tubuh, dilansir healthmeup (2/8).
  • Madu kaya senyawa humektan. Hal ini membantu mempertahankan kadar air dalam kulit dan mengembalikan elastisitasnya, sehingga membuat kulit lentur.
  • Madu membantu mengangkat sel kulit mati dan mencegah munculnya keriput.
  • Antibakteri dan antimikroba pada madu membantu mencegah pertumbuhan bakteri tertentu. Sehingga digunakan untuk mengobati luka bakar dan lecet.
  • Madu membantu membersihkan luka,mengurangi bau dan nanah dan meningkatkan penyembuhan cepat.
  • Madu digunakan untuk mengobati kulit rusak dan regenerasi sel-sel kulit baru. Madu efektif menyembuhkan eksim, dermatitis dan gangguan kulit lainnya.
  • Sifat anti-jamur dalam madu, dapat membantu menyembuhkan infeksi pada kaki
  • Madu sarat dengan antioksidan alami, yang membantu melindungi kulit dari kerusakan ultraviolet.
  • Madu dapat digunakan sebagai tabir surya untuk melindungi kulit dari sinar matahari.
  • Madu bisa menembus lapisan atas kulit, jadi dapat mengelupas kotoran. Serta membantu melawan infeksi dan mencegah masalah jerawat.
  • Madu adalah pelembap kulit yang baik dan efektif meremajakan kulit.
  • Penerapan madu pada bibir pecah-pecah dan keriput akan membuat mereka sangat halus dan lembut.
  • Madu terdiri dari gula seperti glukosa dan fruktosa dan mineral seperti magnesium, kalium, kalsium, natrium klor, belerang, besi, dan fosfat.
  • Madu mengandung vitamin B1, B2, C, B6, B5 dan B3, yodium, dan seng.
  • Madu dapat meningkatkan daya tahan dan mengurangi kelelahan otot.
  • Madu membantu pada wanita yang mengalami morning sickness saat hamil.
  • Konsumsi madu secara teratur akan meningkatkan penyerapan kalsium dan jumlah hemoglobin yang membantu untuk melawan anemia.
  • Madu membantu menurunkan kolesterol serta meningkatkan HDL (kolesterol baik).
  • Madu membantu membersihkan sistem pernapasan dari lendir.
  • Madu membantu memodulasi sistem kekebalan tubuh, mencegah terulangnya infeksi.
  • Madu memainkan peran penting dalam mengelola obesitas. Madu membantu mempercepat metabolisme yang pada gilirannya membantu tubuh lebih banyak membakar lemak.
Nah, banyak banget kan manfaat madu untuk tubuh kita? Apa Anda masih ragu dengan keunggulan madu?

Kamis, 01 Agustus 2013

diambil dari suaranews.com

Pernyataan Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makassar, Qasim Mathar sebagaimana dilansir dari http://muslimdaily.net/berita/lokal/guru-besar-uin-makassar-rasulullah-, bahwa Al Quran perlu direvisi karena Nabi Muhammad SAW telah meninggal dunia sehingga tak cocok lagi dikecam oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Menurut Ketua DPP PPP, Arwani Thomafi, pernyataan Qosim tersebut sangat salah dan melukai umat Islam.
“Sepanjang zaman Al Quran harus dijaga, tidak ada celah mengubah, merevisinya. Pernyataan itu melukai umat Islam,” kata Arwani di Jakarta, Sabtu 27/7/13
Dirinya juga sedih dengan pernyataan Qosim. Sebab, katanya, Al Quran merupakan pedoman umat Muslim hingga hari akhir nanti.
“Saya sedih jika ada yang punya pandangan seperti itu (merevisi Al Quran). Keimanan kita terhadap Allah SWT dan Al Quran tidak dibatasi oleh pada zaman Nabi Muhammad SAW saja. Keutuhan Al Quran sebagai petunjuk bagi orang-orang yang bertaqwa, berlaku sampai kiamat,” katanya seperti dirilis Antara
Berikut isi dari http://muslimdaily.net/berita/lokal/guru-besar-uin-makassar-rasulullah-: Bertempat di Lecture Theater UIN Alauddin, Samata mulai sekitar pukul 10.00 WITA – 13.00 WITA, pegiat #IndonesiaTanpaJIL wilayah Makassar bekerja sama dengan BEM-Fakultas Ilmu Kesehatan mengadakan diskusi tentang Islam Liberal dengan menghadirkan dua pembicara.
Diskusi berjalan menarik karena menghadirkan dua pembicara yang memiliki latar belakang pemikiran berbeda antara yang menolak Islam Liberal dengan yang mendukung liberalisme Islam.
Di kubu anti JIL diwakili oleh Akmal Sjafril, MPd.I, sedangkan di kubu pendukung JIL diwakili oleh Guru Besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makasar Prof. Dr. HM. Qasim Mathar.
Memulai pembicaraan mengenai definisi agama, Prof. Qasim membuat beberapa pernyataan kontroversial yang membuat diskusi berjalan ‘menarik’.
Diantara pernyataan-pernyataan kontroversial lulusan program Doktor IAIN Jakarta itu antara lain adalah: “Tidak akan kafir seseorang yang
agamanya Islam walaupun dia melenceng dari ajaran akidah Islam,” katanya seperti disampaikan oleh Zilqiah Angraini, salah seorang pegiat #IndonesiaTanpaJIL melalui akun Twitter. “Jangan teriak kafir kepada sesama umat Islam,” kata guru besar Fakultas Ushuluddin dan Filsafat (FUF) UIN Alauddin Makasar itu.” “Orang beragama itu ibarat lagi main bola di lapangan, bola itu kamu tendang kemana bolanya ngga akan kafir.”
“Jangan membatasi penafsiran Al Quran karena generasi ke depan lebih jago daripada generasi yang zaman dulu.” “Seharusnya dalam Islam tidak usah ada istilah poligami, karena pernikahan sempurna itu hanya monogami.” “Kalau masyarakat aman-aman saja dengan kehadiran Islam liberal, ya jangan ganggu lagi kenyamanan masyarakat itu.”
“Tuhan tidak pernah ada di depan kita, tidak pernah ada di kursi MPR. Kedaulatan bukan di tangan Tuhan.” “Sains itu bergerak ke depan bukan ke belakang. Islam juga harusnya begitu.” “Yang mengaku menjadi Nabi setelah Nabi Muhammad, ya terserah dia. itu tandanya dia mau direkam sejarah. Jadi biarkan saja.” “Rasulullah sudah meninggal, isi Al Qur’an perlu direvisi karena sudah tidak cocok lagi.”
Lebih lanjut, Prof. Qasim juga mengatakan bahwa sekarang Nabi sudah tidak ada. Menurutnya, hanya menjadi sebuah mimpi saja jika umat Islam hendak menyeragamkan pemahaman mengenai Islam.
Guru Besar yang mengaku sebagai aktivis Syiah itu juga menjelaskan karena Rasulullah sudah meninggal, maka ia mengatakan bahwa isi Al Quran perlu direvisi karena menurutnya sudah tidak cocok lagi dengn zaman.
Ia menyatakan tidak peduli dengan orang yang mau puasa atau tidak, mau berlebaran kapan. “Biarkan saja, karena Islam itu adil,” kata profesor kelahiran Makassar pada tanggal 21 Agustus 1947 itu seperti dilaporkan Zilqiah.
Prof. Qasim yang pro JIL berpesan agar umat Islam tidak usah ditanamkan dan tidak perlu disatukan, ia menyarankan agar berhenti memikirkan mengajak orang untuk bersatu.
Sang Guru Besar Sejarah dan Pemikiran Islam itu kemudian menutup statement-nya dengan kalimat, “jangan mimpi dan sibuk mikirin untuk menyeragamkan umat muslim. capek nanti.” Kegiatan diskusi tentang Islam Liberal Kamis siang (21/06) ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan kepada pembicara.